Posts

Showing posts from December, 2016

RNA Splicing dan Penempelan Ribosom ke RNA

Image
Proses terjadinya RNA splicing ini dibantu oleh enzim yang bernama spliceosom yang menempel pada intron RNA (bagian mRNA yang tidak memiliki kode/ non coding region ) dengan ditandai motif khusus yaitu ‘YURAC’ dan menempel di bagian A. Enzim spliceosom akan menarik splicing donor yang ditandai dengan motif AGGU dan splicing acceptor yang ditandai dengan motif GG serta membentuk loop dan memotong dua bagian tersebut dan menyambungkan 2 daerah exon (coding region) .        Proses ribosom bisa menempel ke mRNA. Ribosom menempel RNA pada bagian cap 5’ mRNA yang ditandai dengan adanya Guanosin Trifosfat GTP yang nantinya akan menjadi ribosom binding site . Apabila mRNA tidak memiliki cap 5’ ribososm akan menempel pada internal ribosom site . Setelah itu ribosom akan melakukan scanning hingga menemukan kodon start untuk memulai translasi.   Daftar Pustaka Alberts, B., Johnson, A., Lewis, J., Raff, M., Roberts, K., dan Walter, P. (2010). Essential Cell Biolo

Penyebab dan Jenis Mutasi

Image
1)       Mutasi Kecil Perubahan yang terjadi pada susunan molekul DNA, sedangkan lokus gennya tetap. a)       Penggantian/substitusi pasangan basa                                                                                                         i)             Transisi : penggantian basa purin oleh purin dan pirimidin oleh pirimidin.                                                                                                       ii)             Transversi : penggantian basa purin oleh pirimidin dan sebaliknya. b)       Insersi Merupakan penambahan atau penyisipan satu atau lebih nukleotida ke dalam rantai polinukleotida. c)       Delesi Delesi adalah pengurangan satu atau lebih pasangan nukleotida pada suatu gen saat replikasi DNA 2)       Mutasi Besar Mutasi yang terjadi pada struktur dan susunan kromosom. Istilah lainnya adalah aberasi. a)       Perubahan jumlah kromosom                                                                            

DNA Repair, Autofag, Apoptosis

Image
Tipe Kerusakan DNA: 1)       Deaminasi : C menjadi U dan A menjadi hipoksantin 2)       Depurinasi : basa purin A atau G menghilang 3)       Dimer pirimidin T-T dan T-C dimer basa pindah silang, T-T lebih prominen (sering), disebabkan oleh UV C (<280nm) dan UV B (280-320nm) 4)       Alkilasi : grup alkil seperti CH, ditambahkan pada basa, terinduksi secara kimiawi, sebagian tidak berbahaya, sebagian menyebabkan mutasi, karena misspairing selama polimerase, atau menghentikan polimerase. EtBr dapat menyebabkan alkilasi. 5)       Metilasi : disebabkan oleh rokok 6)       Kerusakan oksidatif, guanin menjadi 8-okso-guanin, single strand and double strand breaks, sangat penting untuk organela 7)         Replication errors : pemasukan DNA yang salah satu atau termodifikasi 8)       Double strand breaks : disebabkan radiasi ionisasi, transposon, tropoisomerase, endonukleus, stres mekanis pada kromosom, atau single-strand nick pada single-strand region , dan rokok. Ma

Checking Point dalam Pembelahan Sel

Image
Checking point mempunyai 3 regulasi transisi, yaitu:: 1.       Start transition / restriction point (antara fase G1 menuju fase S) Pada checking point ini ada p53 yang mengenali dan berperan dalam menentukan bagian daerah DNA yang harus diperbaiki ataupun di apoptosis jika memang tidak bisa diperbaiki serta menghentikan siklus sel (cell cycle arrest) dengan cara menstimulasi transkripsi gen seperti p21  dan Bax sehingga siklus sel berhenti atau terjadi apoptosis. 2. G2/M transition (Transisi fase G2 menuju M) Pada saat mau masuk mitosis. Pada check point ini, DNA akan di check apakah DNAnya sudah tereplikasi semua atau tidak. 3. Metaphase to anaphase transition Terjadi saat transisi metafase ke anafase. Pada check point ini, kromosom akan di check apakah semua kromosom sudah menempel di benang spindel atau belum. Checking point ini di regulasi oleh cdk (cyclin-dependent protein kinase) dan cdk diaktifkan oleh suatu protein yaitu cyclin. Cdk akan bergabung dengan cycli