Posts

Showing posts with the label rencana

Kun Fayakun

Image
Rencana bolehlah kita susun sangat merinci dan sangat matang,  Kita mungkin berpikir setelah ini berhasil, selanjutnya ke bagian itu dan seterusnya Kita juga berusaha mati-matian buat mewujudkannya. Hingga hari eksekusi, yang ini sudah berhasil, yang itu juga, harapannya ini dan itu berefek bisa menghasilkan yang dituju Namun, qadarullah, Maha Besar Allah, sungguh mudah bagi Allah untuk merubah hasil dari rencana kita.  Sematang-matangnya rencana kita, namun bila Allah belum menghendaki, maka sangat mudah itu tidak terjadi, begitu pula sebaliknya, sejauh-jauhnya kita menghindar, namun bila Allah menghendaki terjadi, maka terjadilah. . إِنَّ اللَّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِير Sama seperti halnya rencanaku minggu ini, di rencanaku, aku hari selasa rabu menyelesaikan ujian dan tugas-tugas, agar kamis sudah bebas dan jumat bisa menyongsong liburan stase yang ada dengan tenang Namun qadarullah, pandemi yang melanda ternyata mampir sejenak ke tim kami, maka Kun Fayakun , rencana yang...

Rencana kita dan Rencana Tuhan

Mungkin kita pernah berencana untuk menjadi mahasiswa di suatu universitas   Mungkin pula kita sudah berusaha keras dan banting tulang untuk masuk menjadi mahasiswa suatu universitas Mungkin kita pikir kalau kita di sana maka kita akan menjadi lebih baik Mungkin pula kita pikir kalau kita harusnya menjadi mahasiswa suatu universitas Seribu rencana kita, tapi tetap Allah yang memutuskan Kita hanya bisa berdoa, berusaha, bertawakkal, dan bersyukur serta qanaah atas apa yang kita terima Rencana Allah pasti sangat indah bagi kita, maka dari itu mari kita cari keputusan dan rencana dari Allah Bagi kawan kawan seperjuangan yang masih mencari sekolah lanjutan Mari kita perbaiki diri dan terus berusaha walau pun banyak universitas yang menolak kita Walaupun banyak orang yang meremehkan kita Walaupun peluang kita tambah kecil Walaupun kita harus berbanting tulang tidur malam jam 11 dan bangun jam 2 pagi Kita tetap harus mencari pintu rizki Allah tersebut Mari terus ...