Posts

Showing posts from August, 2022

Jawaban yang Menjauhkan dari Hasad

Image
Suatu hari Syaikh Muhammad Nashiruddin al Albani diundang ke Saudi untuk mengajar di Universitas Islam  Madinah oleh rektor UIM waktu itu, Syeikh Abdul Aziz bin Baz, serta diberikan rekomendasi izin untuk mengajar di Masjid Nabawi. Terjadilah suatu hal yaitu majlis yang dibina Syaikh al Albani ramai jamaah dan Syaikh Bin Baz sedikit yang datang. Salah satu murid Syaikh Bin Baz pun bertanya kepada beliau, "kenapa mereka ramainya bermajlis dengan Syaikh al Albani sedangkan antum sedikit yang bermajlis dengan antum?" maka jawaban Syaikh Bin Baz "ذٰلِکَ فَضۡلُ اللّٰہِ یُؤۡتِیۡہِ مَنۡ یَّشَآءُ"  (itu merupakan karunia Allah yang Allah berikan kepada siapa yang Dia kehendaki) (al Jumu'ah 4). Ini merupakan salah satu contoh jawaban untuk menjauhkan diri dari hasad kepada saudaranya, dan masih bayak contoh lain dari para sahabat Rasulullah dan ulama salafush shalih. Beliau (Syaikh Bin Baz) tidak menjawab dengan perkataan "saya yang telah mengundang beliau ke Madin

Jangan Berhenti dan Jangan Menunda, Istiqomahlah

Image
Tahukah kalian, ketika Umar bin Abdul Aziz  ingin istirahat sejenak selepas mengurus beberapa urusan.  datanglah putra beliau, Abdul Malik, seraya berkata  “Apakah Anda akan tidur sebelum mengembalikan hak orang-orang yang dizalimi wahai Amirul Mukminin?” Umar  pun menjawab: “…Nanti jika telah datang waktu zuhur aku akan shalat bersama orang-orang dan akan aku kembalikan hak orang-orang yang dizalimi kepada pemiliknya, insya Allah.” Abdul Malik menjawab: “Siapa yang menjamin bahwa Anda masih hidup hingga datang waktu zuhur wahai amirul mukminin?” Kata-kata ini telah menggugah semangat Umar, untuk segera menunaikan amalnya.  Dari kisah ini kita belajar bahwa tak ada jaminan bahwa kita masih akan hidup sampai akhir bulan Ramadhan, maka apakah kita masih akan bersantai ria dan puas terhadap amalan yang sudah dilakukan sekarang dengan alasan akan dimaksimalkan di akhir nanti? Bukankah Rasulullah bersabda "Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinu walaupu