Posts

Karena Kita Terikat dengan Akad

Image
Alhamdulillah sudah sampailah kita di tanggal 18 Ramadan tahun ini, sebentar lagi kita memasuki 10 hari terakhir Ramadan. Penulis yang kebetulan berprofesi sebagai dokter di IGD terkadang bertanya tanya dan kadang teman teman penulis juga bertanya, bagaimana sih hukum misal terjadwal shift siang waktu Ramadan, kita sambi sholat terawih; atau sewaktu shift malam kita sambi i'tikaf? Nah setelah beberapa pencarian sumber dan ikut beberapa kajian, lahirlah tulisan ini. Desclaimer, tulisan ini ditulis oleh penulis yang bekerja sebagai dokter, bukan ulama, jadi tulisan ini bukan menjadi sumber rujukan utama , tetap kalau teman teman ada yang diragukan atau ingin mengambil kesimpulan yang pas, maka tanyakan ke ulama ya.  Sebelum kita tuliskan pembahasan tadi, alangkah baiknya kita mengetahui dengan sadar bahwa kita sebagai pekerja itu terikat akad (perjanjian kerja) dengan pemberi kerja . Baik itu secara ijarah atau pun secara jualah. Singkatnya  1. Akad Ijarah itu akad kerja ...

Hati Hati dalam Bersahabat

Image
Pada al Furqon 27-29 وَيَوْمَ يَعَضُّ الظَّالِمُ عَلَىٰ يَدَيْهِ يَقُولُ يَالَيْتَنِي اتَّخَذْتُ مَعَ الرَّسُولِ سَبِيلًا يَا وَيْلَتَىٰ لَيْتَنِي لَمْ أَتَّخِذْ فُلَانًا خَلِيلًا لَقَدْ أَضَلَّنِي عَنِ الذِّكْرِ بَعْدَ إِذْ جَاءَنِي ۗ وَكَانَ الشَّيْطَانُ لِلْإِنسَانِ خَذُولًا Dan (ingatlah) pada hari ketika orang yang zalim menggigit kedua tangannya seraya berkata,  "Wahai, sekiranya dahulu aku mengambil jalan bersama Rasul."   "Celaka aku! Sekiranya dahulu aku tidak menjadikan si fulan itu sebagai teman akrabku." "Sungguh dia telah menyesatkanku dari peringatan (Al-Qur'an) setelah peringatan itu datang kepadaku."  Dan setan itu memang selalu mengecewakan manusia. Ayat ini dijelaskan oleh Abdullah bin Abbas berkaitan dengan kisah Uqbah bin Abi Mu'ith. Pada masa Rasulullah masih berdakwah di Makkah, dikenallah sosok kaum musyrik yang menjadi pembesar kaum Quraisy bernama Uqbah bin Abi Mu’ith . Ia sebenarnya pernah tertarik dengan dakwah Rasulullah...

Utamakan Bersabar

Image
Allah berfirman خُلِقَ الْإِنسَانُ مِنْ عَجَلٍ ۚ سَأُرِيكُمْ آيَاتِي فَلَا تَسْتَعْجِلُونِ “Manusia diciptakan bersifat tergesa-gesa. Kelak akan Aku perlihatkan kepadamu tanda-tanda (kekuasaan)-Ku, maka janganlah kamu meminta kepada-Ku agar disegerakan.” ( Al Anbiya 37) Ayat ini turun dalam konteks orang-orang yang tergesa meminta azab atau meminta pembuktian cepat atas janji Allah. Namun secara umum ayat ini menjelaskan tabiat dasar manusia: suka terburu-buru. Berikut beberapa pelajaran (hikmah) dari ayat ini:  1. Tabiat manusia cenderung tergesa-gesa Allah menjelaskan bahwa manusia memiliki  fitrah ingin cepat : ingin hasil cepat ingin masalah cepat selesai ingin doa cepat dikabulkan Karena itu manusia harus  melatih sabar , sebab sifat alami ini perlu dikendalikan. 2. Tidak semua yang kita inginkan baik jika disegerakan Kadang manusia ingin sesuatu cepat terjadi , padahal belum waktunya. Allah menunda karena: belum baik waktunya belum siap manusianya ada hikma...

KHGT dan Wujudul Hilal

Image
Berhubung tadi malam itu muncul gerhana bulan, penulis jadi ingat yang selama ini penulis tanyakan dan beberapa teman penulis tanyakan. Hal yang mungkin membuat bertanya terutama bagi penulis adalah perbedaan antara KHGT dan wujudul hilal. Sebelumnya desclaimer dahulu, penulis menulis tulisan ini hanya untuk pengkajian pribadi dan menguploadnya untuk memback up saja, tidak untuk menjadi rujukan, karena saya bukanlah ulama yang bisa memberi fatwa kapan masuk tanggal hijriyah atau ahli astronomi yang bisa menghitung posisi benda langit. Maka dalam tulisan ini, penulis tidak akan membahas dalil dalil syar’i nya karena itu benar benar di luar kompetensi penulis, di sini penulis hanya akan membahas tentang perbedaan kriteria KHGT dan wujudul hilal, dua hal yang sama sama dipakai oleh majlis Tarjih Muhammadiyah dalam menentukan awal bulan Hijriyah. Pertama kita kenali dulu istilah yang biasa muncul Ijtimak (Konjungsi)>> Matahari–Bulan–Bumi berada pada satu garis bujur ekliptika. Ini me...

Mengembalikan kepada Ahlinya

Image
Sampailah kita di surat al Anbiya ayat 7 , وَمَآ أَرْسَلْنَا قَبْلَكَ إِلَّا رِجَالًا نُّوحِىٓ إِلَيْهِمْ ۖ فَسْـَٔلُوٓا۟ أَهْلَ ٱلذِّكْرِ إِن كُنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ Kami tiada mengutus rasul rasul sebelum kamu (Muhammad), melainkan beberapa orang-laki-laki yang Kami beri wahyu kepada mereka, maka tanyakanlah olehmu kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui. Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I menjelaskan dalam tafsirnya Bukan malaikat, dan bukan wanita. Ayat ini merupakan bantahan terhadap syubhat orang-orang yang mendustakan rasul yang mengatakan, “Mengapa rasul itu tidak seorang malaikat saja, sehingga tidak butuh makan, minum, pergi ke pasar? Demikian pula, mengapa mereka tidak kekal?” Allah menjawab syubhat ini, bahwa para rasul sebelum Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam, mereka semua adalah manusia, termasuk Nabi Ibrahim yang diakui semua kalangan dan bahwa mereka (orang-orang musyrik) –menurut persangkaannya- berada di atas ajarannya, padahal tidak...

Meneladani Cara Nabi Zakariya Berdoa

Image
Pada hari ini sampailah pada surat Maryam yang dimulai dengan permintaan hamba Allah yaitu nabi Zakariya  رَبِّ إِنِّي وَهَنَ الْعَظْمُ مِنِّي وَاشْتَعَلَ الرَّأْسُ شَيْبًا وَلَمْ أَكُنۢ بِدُعَآئِكَ رَبِّ شَقِيًّا ۝ وَإِنِّي خِفْتُ الْمَوَٰلِيَ مِن وَرَآئِي وَكَانَتِ ٱمْرَأَتِي عَاقِرًا فَهَبْ لِي مِن لَّدُنكَ وَلِيًّا ۝ يَرِثُنِي وَيَرِثُ مِنْ ءَالِ يَعْقُوبَ وَٱجْعَلْهُ رَبِّ رَضِيًّا “Wahai Rabbku, sungguh tulangku telah lemah dan kepalaku telah dipenuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu, wahai Rabbku. Dan sungguh aku khawatir terhadap keluargaku sepeninggalku, sedangkan istriku adalah seorang yang mandul. Maka anugerahkanlah kepadaku dari sisi-Mu seorang anak. Yang akan mewarisiku dan mewarisi keluarga Ya‘qub, dan jadikanlah ia, wahai Rabbku, seorang yang diridhai.” (Maryam 4-6) Mari kita perhatikan bagaimana Nabi Zakariya memulai doanya dengan menyebutkan seluruh kekurangan dan kelemahannya sertau menyatakan prasangka baik kepada Allah dan bahwabdiriny...

Jangan Terbuai akan Masa Depan

Image
Ada sebuah kisah yang penulis ingat ketika penulis kuliah dan masih membahas akan suatu progam kerja, ketika itu senior penulis membawakan kisah yang secara tak langsung mengatakan jangan terlalu terbuai dengan progam kerja dan selalu libatkan Allah dalam rencana tersebut.  Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata: Sesungguhnya kaum Quraisy mengutus An-Nadhr bin Al-Harits dan ‘Uqbah bin Abi Mu‘ith kepada para pendeta Yahudi di Madinah. Mereka berkata kepada para pendeta itu: “Tanyakan kepada mereka tentang Muhammad ﷺ. Jelaskan sifatnya kepada mereka dan kabarkan ucapan-ucapannya, karena mereka adalah ahli kitab terdahulu dan memiliki pengetahuan tentang para nabi yang tidak kami miliki.” Maka keduanya bertanya kepada para pendeta Yahudi. Para pendeta itu berkata: “Tanyakan kepadanya tiga perkara yang akan kami perintahkan kepada kalian. Jika dia dapat menjawabnya, maka dia benar-benar nabi yang diutus. Jika tidak, maka dia hanyalah orang yang mengada-ada perkataan, maka putuskanlah...

Dunia atau Akhirat

Image
Pada perang Uhud, Rasulullah menempatkan sekitar 50 pasukan pemanah di atas bukit Rumat guna melindungi pasukan yang berada di bawah dengan berpesan tidak meniggalkan posisi walau melihat pasukan yang berada di bawah menang atau pun kalah. Namun ketika melihat pasukan musuh mulai kocar kacir disertai dengan meninggalkan ghanimah yang cukup banyak, beberapa pasukan pemanah mengira bahwa kaum muslimin sudah menang dan berkata “Kita menang! Turunlah! Kita takut tidak kebagian ghanimah.” Abdullah bin Jabir berkata "Bukankah Rasulullah melarang kita turun?” Tapi 40 pasukan mengaibakannya dan hanya menyisakan 10 pasukan pemanah di atas. Khalid bin Walid, yang saat itu masih kafir, melihat celah kosongnya bukit tersebut, langsung berbalik arah menduduki bukit itu dan menghujani para kaum muslimin yang sedang di bawahnya hingga akhirnnya keadaan berbalik, yang awalnya berbuah kemenangan menjadi kacau balau. Sampai syahidlah 70 kaum muslimin pada perang Uhud. Pada kisah lain, terjadi antar...

Waktu Combo untuk Berdoa

Image
Sebagaimana yang pernah kita bahas dalam artikel sebelumnya Tentang Prioritas  akses di sini , kita jadi tahu bahwa sebuah amalan bisa bernilai lebih karena terikat waktu. Ibnu Qayyim menjelaskan  العمل يعظم بزمانه ومكانه Berhubung penulis menulis artikel ini saat bulan Ramadan dan hari Jumat, serta tempat penulis sedang turun hujan, jadi ingat beberapa waktu combo untuk berdoa, bahwa waktu ini sangat combo mustajabnya untuk berdoa, karena  1️⃣Masih berpuasa  ثَلاَثَةٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمُ الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ وَالإِمَامُ الْعَادِلُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ “Tiga orang yang do’anya tidak tertolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan do’a orang yang dizalimi.” (HR. Ahmad 2: 305. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih dengan berbagai jalan dan penguatnya) Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Disunnahkan orang yang berpuasa untuk memperbanyak do’a demi urusan akhirat dan dunianya, juga ia boleh berdo’a untuk hajat ...

Jagalah Amanah dan Bertaubatlah Segera

Image
Pada pengepungan Bani Quraidzah yang dilaksanakan Rasulullah beserta kaum muslimin setelah perang Ahzab dikarenakan pengkhianatan mereka, Rasulullah memerintahkan seluruh kaum muslimin untuk ikut mengepung benteng Bani Quraidzah. Melihat hal itu, bani Quraidzah sadar mereka tidak akan mampu menghadapi kaum muslimin dan mereka tidak mampu bertahan lama dalam bentengnya. Sebelumnya mereka menolak saran Kaab bin Asad yang mengatakan  Mengikuti Muhammad SAW (Beriman) Ka'ab mengajak kaumnya untuk mengikuti Nabi Muhammad SAW dan masuk Islam. Ia beralasan bahwa mereka telah melihat tanda-tanda kenabian pada diri beliau dan janji-janji dalam kitab mereka (Taurat) terbukti. Namun, usulan ini ditolak oleh mayoritas Bani Quraizhah. Membunuh Keluarga dan Menyerang Muhammad SAW Ka'ab menyarankan agar mereka membunuh istri dan anak-anak mereka sendiri, lalu keluar menyerang pasukan Muslimin dengan gagah berani hingga menang atau mati syahid. Jika kalah, setidaknya tidak ada beban keluarga ya...