Posts

Cukup dengan Iman (Pelajaran dari Jabir bin Abdullah)

Image
Surat al Ahzab, yap surat dalam al Qur'an yang membuat penulis teringat dengan betapa heroiknya kaum muslimin dalam mempertahankan kota Madinah dari kepungan aliansi musuh . Sekitar 10000 pasukan musuh mengepung kaum muslimin di dalam kota Madinah. Rasulullah atas saran Salman al  Farisi menginstruksikan kaum muslimin untuk membangun khandaq (parit) di salah satu batas kota Madinah. Pada pembangunan parit ini, ada satu kejadian yang cukup indah dan bisa kita teladani bersama.  Kisahnya bermula ketika kaum menggali parit untuk menghadapi pasukan sekutu, kaum muslimin mengalami keadaan sangat berat, lapar berhari-hari, ditambah cuaca dingin, dan kerja sangat berat, bahkan perut Nabi ﷺ dan para sahabat sering diikat dengan batu untuk menahan lapar. Melihat kondisi itu, salah satu sahabat nabi yang bernama Jabir bin Abdullah pulang ke rumah dan berkata ke istrinya “Aku melihat Rasulullah dalam keadaan sangat lapar. Apakah kita punya sesuatu?”. Istrinya menjawab "kita hanya p...

Ujian dan Pertolongan Allah itu Pasti

Image
Penulis jadi mengingat sebuah surat dalam Al Qur'an yang membentuk pola yang bagus dari segi hikmahnya dan semuanya terjamin di ujung surat tersebut, ayatnya berbunyi وَٱلَّذِينَ جَٰهَدُوا۟ فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا ۚ وَإِنَّ ٱللَّهَ لَمَعَ ٱلْمُحْسِنِينَ Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik. (Al Ankabut 69) Yap surat ini ada sebuah pola bagus yang seakan akan menjadi penjabaran ayat di atas, yang mana surat al Ankabut dimulai dengan pertanyaan أَحَسِبَ ٱلنَّاسُ أَن يُتْرَكُوٓا۟ أَن يَقُولُوٓا۟ ءَامَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ ( al Ankabut ayat 2 ) dan dijelaskan oleh para ulama bahwa setiap mukmin pasti diuji agar menjadi jelas tingkat kebenaran dan keteguhan mereka. Kemudian Allah memberikan contoh pada ayat selanjutnya, mulai dari kisah Saad bin Abi Waqqash yang diuji dengan orang tuanya (ayat 8) dan kisah para...

Kesombongan Menghalangi Petunjuk dan Susahnya Bersabar dengan Orang-orang Shalih

Image
 قَالُوٓا۟ أَنُؤْمِنُ لَكَ وَٱتَّبَعَكَ ٱلْأَرْذَلُونَ ١١١ قَالَ وَمَا عِلْمِى بِمَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ ١١٢ إِنْ حِسَابُهُمْ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّى ۖ لَوْ تَشْعُرُونَ ١١٣ وَمَآ أَنَا۠ بِطَارِدِ ٱلْمُؤْمِنِينَ ١١٤ Mereka berkata, "Apakah kami harus beriman kepadamu, padahal pengikut-pengikutmu orang-orang yang hina?" Dia (Nuh) menjawab, "Tidak ada pengetahuanku tentang apa yang mereka kerjakan. Perhitungan (amal perbuatan) mereka tidak lain hanyalah kepada Tuhanku, jika kamu menyadari. Dan aku tidak akan mengusir orang-orang yang beriman. ( Asy Syu'ara 111-114 ) Ketika Nabi Nuh berdakwah sangat lama, dan pengikutnya kebanyakan adalah orang orang lemah, miskin, dan sederhana , para pemuka dan orang kaya dengan sombongnya datang ke Nabi Nuh dan berkata   قَالُوٓا۟ أَنُؤْمِنُ لَكَ وَٱتَّبَعَكَ ٱلْأَرْذَلُونَ Karena mereka merasa tidak pantas untuk duduk bersama para rakyat jelata. I bnu Katsir menjelaskan bahwa mereka mau beriman kalau nabi Nuh mau mnegusir para pengiku...

Karena Kita Terikat dengan Akad

Image
Alhamdulillah sudah sampailah kita di tanggal 18 Ramadan tahun ini, sebentar lagi kita memasuki 10 hari terakhir Ramadan. Penulis yang kebetulan berprofesi sebagai dokter di IGD terkadang bertanya tanya dan kadang teman teman penulis juga bertanya, bagaimana sih hukum misal terjadwal shift siang waktu Ramadan, kita sambi sholat terawih; atau sewaktu shift malam kita sambi i'tikaf? Nah setelah beberapa pencarian sumber dan ikut beberapa kajian, lahirlah tulisan ini. Desclaimer, tulisan ini ditulis oleh penulis yang bekerja sebagai dokter, bukan ulama, jadi tulisan ini bukan menjadi sumber rujukan utama , tetap kalau teman teman ada yang diragukan atau ingin mengambil kesimpulan yang pas, maka tanyakan ke ulama ya.  Sebelum kita tuliskan pembahasan tadi, alangkah baiknya kita mengetahui dengan sadar bahwa kita sebagai pekerja itu terikat akad (perjanjian kerja) dengan pemberi kerja . Baik itu secara ijarah atau pun secara jualah. Singkatnya  1. Akad Ijarah itu akad kerja ...

Hati Hati dalam Bersahabat

Image
Pada al Furqon 27-29 وَيَوْمَ يَعَضُّ الظَّالِمُ عَلَىٰ يَدَيْهِ يَقُولُ يَالَيْتَنِي اتَّخَذْتُ مَعَ الرَّسُولِ سَبِيلًا يَا وَيْلَتَىٰ لَيْتَنِي لَمْ أَتَّخِذْ فُلَانًا خَلِيلًا لَقَدْ أَضَلَّنِي عَنِ الذِّكْرِ بَعْدَ إِذْ جَاءَنِي ۗ وَكَانَ الشَّيْطَانُ لِلْإِنسَانِ خَذُولًا Dan (ingatlah) pada hari ketika orang yang zalim menggigit kedua tangannya seraya berkata,  "Wahai, sekiranya dahulu aku mengambil jalan bersama Rasul."   "Celaka aku! Sekiranya dahulu aku tidak menjadikan si fulan itu sebagai teman akrabku." "Sungguh dia telah menyesatkanku dari peringatan (Al-Qur'an) setelah peringatan itu datang kepadaku."  Dan setan itu memang selalu mengecewakan manusia. Ayat ini dijelaskan oleh Abdullah bin Abbas berkaitan dengan kisah Uqbah bin Abi Mu'ith. Pada masa Rasulullah masih berdakwah di Makkah, dikenallah sosok kaum musyrik yang menjadi pembesar kaum Quraisy bernama Uqbah bin Abi Mu’ith . Ia sebenarnya pernah tertarik dengan dakwah Rasulullah...

Utamakan Bersabar

Image
Allah berfirman خُلِقَ الْإِنسَانُ مِنْ عَجَلٍ ۚ سَأُرِيكُمْ آيَاتِي فَلَا تَسْتَعْجِلُونِ “Manusia diciptakan bersifat tergesa-gesa. Kelak akan Aku perlihatkan kepadamu tanda-tanda (kekuasaan)-Ku, maka janganlah kamu meminta kepada-Ku agar disegerakan.” ( Al Anbiya 37) Ayat ini turun dalam konteks orang-orang yang tergesa meminta azab atau meminta pembuktian cepat atas janji Allah. Namun secara umum ayat ini menjelaskan tabiat dasar manusia: suka terburu-buru. Berikut beberapa pelajaran (hikmah) dari ayat ini:  1. Tabiat manusia cenderung tergesa-gesa Allah menjelaskan bahwa manusia memiliki  fitrah ingin cepat : ingin hasil cepat ingin masalah cepat selesai ingin doa cepat dikabulkan Karena itu manusia harus  melatih sabar , sebab sifat alami ini perlu dikendalikan. 2. Tidak semua yang kita inginkan baik jika disegerakan Kadang manusia ingin sesuatu cepat terjadi , padahal belum waktunya. Allah menunda karena: belum baik waktunya belum siap manusianya ada hikma...

KHGT dan Wujudul Hilal

Image
Berhubung tadi malam itu muncul gerhana bulan, penulis jadi ingat yang selama ini penulis tanyakan dan beberapa teman penulis tanyakan. Hal yang mungkin membuat bertanya terutama bagi penulis adalah perbedaan antara KHGT dan wujudul hilal. Sebelumnya desclaimer dahulu, penulis menulis tulisan ini hanya untuk pengkajian pribadi dan menguploadnya untuk memback up saja, tidak untuk menjadi rujukan, karena saya bukanlah ulama yang bisa memberi fatwa kapan masuk tanggal hijriyah atau ahli astronomi yang bisa menghitung posisi benda langit. Maka dalam tulisan ini, penulis tidak akan membahas dalil dalil syar’i nya karena itu benar benar di luar kompetensi penulis, di sini penulis hanya akan membahas tentang perbedaan kriteria KHGT dan wujudul hilal, dua hal yang sama sama dipakai oleh majlis Tarjih Muhammadiyah dalam menentukan awal bulan Hijriyah. Pertama kita kenali dulu istilah yang biasa muncul Ijtimak (Konjungsi)>> Matahari–Bulan–Bumi berada pada satu garis bujur ekliptika. Ini me...

Mengembalikan kepada Ahlinya

Image
Sampailah kita di surat al Anbiya ayat 7 , وَمَآ أَرْسَلْنَا قَبْلَكَ إِلَّا رِجَالًا نُّوحِىٓ إِلَيْهِمْ ۖ فَسْـَٔلُوٓا۟ أَهْلَ ٱلذِّكْرِ إِن كُنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ Kami tiada mengutus rasul rasul sebelum kamu (Muhammad), melainkan beberapa orang-laki-laki yang Kami beri wahyu kepada mereka, maka tanyakanlah olehmu kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui. Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, M.Pd.I menjelaskan dalam tafsirnya Bukan malaikat, dan bukan wanita. Ayat ini merupakan bantahan terhadap syubhat orang-orang yang mendustakan rasul yang mengatakan, “Mengapa rasul itu tidak seorang malaikat saja, sehingga tidak butuh makan, minum, pergi ke pasar? Demikian pula, mengapa mereka tidak kekal?” Allah menjawab syubhat ini, bahwa para rasul sebelum Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam, mereka semua adalah manusia, termasuk Nabi Ibrahim yang diakui semua kalangan dan bahwa mereka (orang-orang musyrik) –menurut persangkaannya- berada di atas ajarannya, padahal tidak...

Meneladani Cara Nabi Zakariya Berdoa

Image
Pada hari ini sampailah pada surat Maryam yang dimulai dengan permintaan hamba Allah yaitu nabi Zakariya  رَبِّ إِنِّي وَهَنَ الْعَظْمُ مِنِّي وَاشْتَعَلَ الرَّأْسُ شَيْبًا وَلَمْ أَكُنۢ بِدُعَآئِكَ رَبِّ شَقِيًّا ۝ وَإِنِّي خِفْتُ الْمَوَٰلِيَ مِن وَرَآئِي وَكَانَتِ ٱمْرَأَتِي عَاقِرًا فَهَبْ لِي مِن لَّدُنكَ وَلِيًّا ۝ يَرِثُنِي وَيَرِثُ مِنْ ءَالِ يَعْقُوبَ وَٱجْعَلْهُ رَبِّ رَضِيًّا “Wahai Rabbku, sungguh tulangku telah lemah dan kepalaku telah dipenuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu, wahai Rabbku. Dan sungguh aku khawatir terhadap keluargaku sepeninggalku, sedangkan istriku adalah seorang yang mandul. Maka anugerahkanlah kepadaku dari sisi-Mu seorang anak. Yang akan mewarisiku dan mewarisi keluarga Ya‘qub, dan jadikanlah ia, wahai Rabbku, seorang yang diridhai.” (Maryam 4-6) Mari kita perhatikan bagaimana Nabi Zakariya memulai doanya dengan menyebutkan seluruh kekurangan dan kelemahannya sertau menyatakan prasangka baik kepada Allah dan bahwabdiriny...

Jangan Terbuai akan Masa Depan

Image
Ada sebuah kisah yang penulis ingat ketika penulis kuliah dan masih membahas akan suatu progam kerja, ketika itu senior penulis membawakan kisah yang secara tak langsung mengatakan jangan terlalu terbuai dengan progam kerja dan selalu libatkan Allah dalam rencana tersebut.  Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata: Sesungguhnya kaum Quraisy mengutus An-Nadhr bin Al-Harits dan ‘Uqbah bin Abi Mu‘ith kepada para pendeta Yahudi di Madinah. Mereka berkata kepada para pendeta itu: “Tanyakan kepada mereka tentang Muhammad ﷺ. Jelaskan sifatnya kepada mereka dan kabarkan ucapan-ucapannya, karena mereka adalah ahli kitab terdahulu dan memiliki pengetahuan tentang para nabi yang tidak kami miliki.” Maka keduanya bertanya kepada para pendeta Yahudi. Para pendeta itu berkata: “Tanyakan kepadanya tiga perkara yang akan kami perintahkan kepada kalian. Jika dia dapat menjawabnya, maka dia benar-benar nabi yang diutus. Jika tidak, maka dia hanyalah orang yang mengada-ada perkataan, maka putuskanlah...