Posts

Allah yang Cukupkan

Image
Ada sebuah surat yang menjadi salah satu favorit penulis, yaitu surat an Najm. Sampailah pada ayat 43-45 dan 48, Allah memberikan dua perbandingan pada setiap ayatnya yang kelihatannya berlawananan. 1️⃣ Ayat 43 — Allah yang membuat manusia tertawa dan menangis وَأَنَّهُ هُوَ أَضْحَكَ وَأَبْكَى “Dan Dialah yang menjadikan manusia tertawa dan menangis.” kegembiraan manusia berasal dari Allah kesedihan juga berada dalam kehendak Allah Hikmah: Kadang manusia merasa dirinya yang membuat bahagia , padahal sebenarnya Allah yang menciptakan rasa itu di dalam hati. 2️⃣ Ayat 44 — Allah yang mematikan dan menghidupkan وَأَنَّهُ هُوَ أَمَاتَ وَأَحْيَا Allah yang menentukan kematian Allah yang memberi kehidupan Tidak ada makhluk yang mampu menahan kematian ketika waktunya tiba. 3️⃣ Ayat 45 — Allah yang menciptakan laki-laki dan perempuan وَأَنَّهُ خَلَقَ الزَّوْجَيْنِ الذَّكَرَ وَالْأُنْثَى Allah yang menentukan jenis manusia, laki-laki dan perempuan adalah ciptaan-Nya ...

Sekali Lagi Tentang Bersabar

Image
Bulan Ramadan memang bulan yang sangat cocok untuk belajar akan kesabaran, dalam hadits disebutkan bahwa " puasa adalah separuh kesabaran" (HR Tirmidzi) . Kali ini penulis ketemu lagi dengan ayat-ayat yang ternyata kisah dibaliknya sangat mengajarkan kesabaran, iya sabar. Sampai sudah beberapa kali penulis mencatatkan tema tentang "sabar" sampai saat ini. Ada sebuah riwayat dari Ibnu Mas'ud yang mengatakan bahwa " Sabar adalah separuh iman" , maka bari kita mulai kisah tentang kesabaran berikutnya. Kali ini, penulis sampai pada juz 26 , ada satu surat full yang turun secara penuh setelah terjadinya perjanjian Hudaibiyah, yaitu surat al Fath ayat 1-29 . Para ulama menjelaskan bahwa surat ini menjadi jaminan kepada kaum muslimin bahwa kaum muslimin akan memperoleh kemenangan yang nyata dan bahkan melebihi keuntungan yang didapat dari umroh pada tahun tersebut. Bisa dibilang surat ini turun sebagai penawar kekecewaan bagi kaum muslimin yang awalnya kuran...

Teladan Cara Berdakwah dari Saudaranya Fir'aun

Image
Ternyata tidak semua yang berhubungan dengan Fir'aun itu kafir, ada juga saudaranya yang mukmin dan menjadi pembela nabi Musa dan nabi Harun ketika berdakwah. Selain beriman kepada dua nabi tersebut, saudara Fir'aun itu pula selalu berusaha membela mereka. Hingga puncaknya seperti yang dijelaskan dalam surat Ghafir 26  وَقَالَ فِرْعَوْنُ ذَرُونِىٓ أَقْتُلْ مُوسَىٰ وَلْيَدْعُ رَبَّهُۥٓ ۖ إِنِّىٓ أَخَافُ أَن يُبَدِّلَ دِينَكُمْ أَوْ أَن يُظْهِرَ فِى ٱلْأَرْضِ ٱلْفَسَادَ Dan berkata Fir'aun (kepada pembesar-pembesarnya): "Biarkanlah aku membunuh Musa dan hendaklah ia memohon kepada Tuhannya, karena sesungguhnya aku khawatir dia akan menukar agamamu atau menimbulkan kerusakan di muka bumi". Kemudian dijelaskan di ayat selanjutnya dari 28 sampai 44 tentang cara lelaki saudara fir'aun ini dalam berdakwah. وَقَالَ رَجُلٌ مُّؤْمِنٌ مِّنْ ءَالِ فِرْعَوْنَ يَكْتُمُ إِيمَٰنَهُۥٓ أَتَقْتُلُونَ رَجُلًا أَن يَقُولَ رَبِّىَ ٱللَّهُ وَقَدْ جَآءَكُم بِٱلْبَيِّنَٰتِ مِن رَّبّ...

Dengarkan Dulu dan Klarifikasi Dulu

Image
Dijelaskan dalam surat Shad ayat 21-26  وَهَلْ أَتَىٰكَ نَبَأُ ٱلْخَصْمِ إِذْ تَسَوَّرُوا۟ ٱلْمِحْرَابَ “Dan sudahkah sampai kepadamu berita tentang orang-orang yang berselisih ketika mereka memanjat mihrab?” إِذْ دَخَلُوا۟ عَلَىٰ دَاوُۥدَ فَفَزِعَ مِنْهُمْ ۖ قَالُوا۟ لَا تَخَفْ ۖ خَصْمَانِ بَغَىٰ بَعْضُنَا عَلَىٰ بَعْضٍ فَٱحْكُم بَيْنَنَا بِٱلْحَقِّ وَلَا تُشْطِطْ وَٱهْدِنَآ إِلَىٰ سَوَآءِ ٱلصِّرَٰطِ “Ketika mereka masuk menemui Dawud lalu ia terkejut karena mereka. Mereka berkata: ‘Jangan takut, kami adalah dua orang yang berselisih; sebagian kami berbuat zalim kepada yang lain. Maka berilah keputusan antara kami dengan benar, jangan menyimpang, dan tunjukilah kami ke jalan yang lurus.’” إِنَّ هَٰذَآ أَخِى لَهُۥ تِسْعٌ وَتِسْعُونَ نَعْجَةً وَلِىَ نَعْجَةٌ وَٰحِدَةٌ فَقَالَ أَكْفِلْنِيهَا وَعَزَّنِى فِى ٱلْخِطَابِ “Sesungguhnya saudaraku ini mempunyai sembilan puluh sembilan kambing betina, sedangkan aku hanya mempunyai satu kambing betina. Dia berkata: ‘Serahkanlah kambingmu i...

Tutupilah Celah Maksiat dan Penghalang Ketaatan

Image
Setelah nabi Ibrahim dan nabi Ismail berdiskusi dan bersepakat untuk melaksanakan perintah Allah yaitu menyembelih nabi Ismail, maka dijelaskan bahwa nabi Ibrahim digoda oleh setan sebanyak tiga kali untuk menghalang halangi perintah Allah tersebut. Yang pertama di jamrah Aqabah oleh nabi Ibrahim setan tersebut dilempar kerikil sebanyak 7 kali. Yang kedua dan ketiga di jamrah kedua dan ketiga , oleh nabi Ibrahim, setan itu dilempar kerikil masing masing 7 kali juga. Dijelaskan oleh Abdullah bin Abbas bahwa ini merupakan asal muasal manasik melempar jamrah. Kemudian setelah selesai, nabi Ismail berkata kepada nabi Ibrahim "Wahai ayahanda, tidak ada kain untuk mengafaniku selain baju yang kukenakan ini, maka bukalah bajuku ini agar nanti engkau dapat mengafaniku dengannya."  Dijelaskan dalam surat Ash Shaffat 103   فَلَمَّا أَسْلَمَا وَتَلَّهُ لِلْجَبِينِ “Ketika keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan Ismail di atas pelipisnya.” (As-Saffat: 103) Kata تَلَّهُ...

Diskusi Bapak dan Anak

Image
Allah berfirman  فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَى فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرَى ۚ قَالَ يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ ۖ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ “Ketika anak itu telah sampai pada usia mampu berusaha bersama ayahnya, Ibrahim berkata: ‘Wahai anakku, sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku harus menyembelihmu, maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu.’ Ia (Ismail) menjawab: ‘Wahai ayahku, lakukanlah apa yang diperintahkan kepadamu. InsyaAllah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.’” (As Shaffat 102). Ayat ini bercerita tentang kisah Nabi Ibrahim yang menerima mimpi tentang beliau menyembelih anaknya (Ismail). Bagi para Nabi, mimpi bukanlah sekadar mimpi, namun itu adalah wahyu dari Allah, apalagi mimpi yang nabi Ibrahim alami tidak hanya sekali. Kemudian nabi Ibrahim menyampaikan hal itu kepada anaknya, dan meminta pendapat anaknya akan hal itu.  Nabi Ibrahim memulai dengan:...

Cukup dengan Iman (Pelajaran dari Jabir bin Abdullah)

Image
Surat al Ahzab, yap surat dalam al Qur'an yang membuat penulis teringat dengan betapa heroiknya kaum muslimin dalam mempertahankan kota Madinah dari kepungan aliansi musuh . Sekitar 10000 pasukan musuh mengepung kaum muslimin di dalam kota Madinah. Rasulullah atas saran Salman al  Farisi menginstruksikan kaum muslimin untuk membangun khandaq (parit) di salah satu batas kota Madinah. Pada pembangunan parit ini, ada satu kejadian yang cukup indah dan bisa kita teladani bersama.  Kisahnya bermula ketika kaum menggali parit untuk menghadapi pasukan sekutu, kaum muslimin mengalami keadaan sangat berat, lapar berhari-hari, ditambah cuaca dingin, dan kerja sangat berat, bahkan perut Nabi ﷺ dan para sahabat sering diikat dengan batu untuk menahan lapar. Melihat kondisi itu, salah satu sahabat nabi yang bernama Jabir bin Abdullah pulang ke rumah dan berkata ke istrinya “Aku melihat Rasulullah dalam keadaan sangat lapar. Apakah kita punya sesuatu?”. Istrinya menjawab "kita hanya p...

Ujian dan Pertolongan Allah itu Pasti

Image
Penulis jadi mengingat sebuah surat dalam Al Qur'an yang membentuk pola yang bagus dari segi hikmahnya dan semuanya terjamin di ujung surat tersebut, ayatnya berbunyi وَٱلَّذِينَ جَٰهَدُوا۟ فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا ۚ وَإِنَّ ٱللَّهَ لَمَعَ ٱلْمُحْسِنِينَ Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik. (Al Ankabut 69) Yap surat ini ada sebuah pola bagus yang seakan akan menjadi penjabaran ayat di atas, yang mana surat al Ankabut dimulai dengan pertanyaan أَحَسِبَ ٱلنَّاسُ أَن يُتْرَكُوٓا۟ أَن يَقُولُوٓا۟ ءَامَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ ( al Ankabut ayat 2 ) dan dijelaskan oleh para ulama bahwa setiap mukmin pasti diuji agar menjadi jelas tingkat kebenaran dan keteguhan mereka. Kemudian Allah memberikan contoh pada ayat selanjutnya, mulai dari kisah Saad bin Abi Waqqash yang diuji dengan orang tuanya (ayat 8) dan kisah para...

Kesombongan Menghalangi Petunjuk dan Susahnya Bersabar dengan Orang-orang Shalih

Image
 قَالُوٓا۟ أَنُؤْمِنُ لَكَ وَٱتَّبَعَكَ ٱلْأَرْذَلُونَ ١١١ قَالَ وَمَا عِلْمِى بِمَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ ١١٢ إِنْ حِسَابُهُمْ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّى ۖ لَوْ تَشْعُرُونَ ١١٣ وَمَآ أَنَا۠ بِطَارِدِ ٱلْمُؤْمِنِينَ ١١٤ Mereka berkata, "Apakah kami harus beriman kepadamu, padahal pengikut-pengikutmu orang-orang yang hina?" Dia (Nuh) menjawab, "Tidak ada pengetahuanku tentang apa yang mereka kerjakan. Perhitungan (amal perbuatan) mereka tidak lain hanyalah kepada Tuhanku, jika kamu menyadari. Dan aku tidak akan mengusir orang-orang yang beriman. ( Asy Syu'ara 111-114 ) Ketika Nabi Nuh berdakwah sangat lama, dan pengikutnya kebanyakan adalah orang orang lemah, miskin, dan sederhana , para pemuka dan orang kaya dengan sombongnya datang ke Nabi Nuh dan berkata   قَالُوٓا۟ أَنُؤْمِنُ لَكَ وَٱتَّبَعَكَ ٱلْأَرْذَلُونَ Karena mereka merasa tidak pantas untuk duduk bersama para rakyat jelata. I bnu Katsir menjelaskan bahwa mereka mau beriman kalau nabi Nuh mau mnegusir para pengiku...

Karena Kita Terikat dengan Akad

Image
Alhamdulillah sudah sampailah kita di tanggal 18 Ramadan tahun ini, sebentar lagi kita memasuki 10 hari terakhir Ramadan. Penulis yang kebetulan berprofesi sebagai dokter di IGD terkadang bertanya tanya dan kadang teman teman penulis juga bertanya, bagaimana sih hukum misal terjadwal shift siang waktu Ramadan, kita sambi sholat terawih; atau sewaktu shift malam kita sambi i'tikaf? Nah setelah beberapa pencarian sumber dan ikut beberapa kajian, lahirlah tulisan ini. Desclaimer, tulisan ini ditulis oleh penulis yang bekerja sebagai dokter, bukan ulama, jadi tulisan ini bukan menjadi sumber rujukan utama , tetap kalau teman teman ada yang diragukan atau ingin mengambil kesimpulan yang pas, maka tanyakan ke ulama ya.  Sebelum kita tuliskan pembahasan tadi, alangkah baiknya kita mengetahui dengan sadar bahwa kita sebagai pekerja itu terikat akad (perjanjian kerja) dengan pemberi kerja . Baik itu secara ijarah atau pun secara jualah. Singkatnya  1. Akad Ijarah itu akad kerja ...