Posts

Nasehat Kemerdekaan

Image
Tulisan ini disadur dari dari Khutbah Jum'at Masjid Al Manar, 14 Agustus 2026., materinya penulis coba bikin tulisan dengan bantuan chat GPT wkwkwk, semoga bermanfaat nggih Kemerdekaan merupakan salah satu nikmat besar yang patut kita syukuri. Dengan kemerdekaan, kita dapat menjalankan ibadah dengan leluasa, menuntut ilmu dengan tenang, mendidik anak-anak dengan nilai-nilai Islam, bekerja, berkarya, serta membangun kehidupan dengan penuh harapan. Namun, syukur atas nikmat kemerdekaan tidak cukup hanya dengan mengucapkan alhamdulillah atau mengikuti berbagai kegiatan perayaan. Dalam perspektif Islam, syukur semestinya diwujudkan dalam bentuk ketaatan dan perbuatan nyata. Lantas, bagaimana seorang Muslim dapat mensyukuri nikmat kemerdekaan? Berikut beberapa langkah yang dapat kita lakukan. 1. Menegakkan Tauhid dan Memperbanyak Ibadah Kemerdekaan sejati bukan sekadar terbebas dari penjajahan suatu bangsa terhadap bangsa lainnya. Kemerdekaan yang hakiki adalah ketika hati manusia terb...

Menyikapi Perbedaan Bagian Dua (Secuil Kisah dari Abdullah bin Mas'ud dan Abu Musa Al Asy'ari)

Image
Menyambung artikel sebelumnya tentang sebuah perbedaan dalam ibadah, bisa dibaca dahulu di sini , maka apakah semua lantas disikapi boleh tiap ada perbedaan? Atau ada kriteria selanjutnya? Penulis jadi inget ketika penulis ikut halaqah yang membahas kitab Fadhlul Islam  karya Syaikh Muhammad at Tamimi. Disebutkan pada bab terakhir, bab 13, ada kisah antara Abdullah bin Ma'sud dan Abu Musa Al Asy'ari yang diriwayatkan oleh ad Darimi, ketika menjelang shalat subuh, para murid Abdullah bin Mas'ud yang duduk melingkari depan rumah beliau melihat Abu Musa Al Asy'ari datang ke rumah beliau.  "Apakah Abu Abdirrahman sudah keluar menemui kalian?" Mereka menjawab, "Belum." Maka Abu Musa pun duduk bersama mereka menunggu kedatangan Abu Abdirrahman, yaitu Abdullah bin Mas'ud Radhiyallahu 'Anhu. Tidak lama kemudian beliau datang, lalu semua yang hadir berdiri dan menghampirinya. Abu Musa berkata, "Wahai Abu Abdirrahman, baru saja aku melihat suatu p...

Menyikapi Perbedaan (Salah satu cuplikan kisah Pengepungan Bani Quraizah)

Image
Setelah Perang Ahzab berakhir dan pasukan sekutu Quraisy mundur dengan kegagalan, Rasulullah ﷺ kembali ke Madinah bersama para sahabat. Sesampainya di rumah, Rasulullah ﷺ meletakkan senjata dan beristirahat sejenak sebagaimana para sahabat lainnya. Namun ketenangan itu tidak berlangsung lama. Tiba-tiba Malaikat Jibril datang menemui Rasulullah ﷺ. Dengan penuh ketegasan ia berkata, “Apakah engkau telah meletakkan senjata? Demi Allah, para malaikat belum meletakkan senjata mereka." Jibril kemudian memerintahkan Rasulullah ﷺ untuk segera bergerak menuju Bani Quraizhah, suku yang telah berkhianat pada saat Madinah berada dalam kondisi paling genting. Jibril juga menyampaikan bahwa para malaikat akan mengawal pasukan kaum Muslimin, menghancurkan benteng-benteng musuh, dan menanamkan rasa takut ke dalam hati mereka. Tanpa menunda waktu, Rasulullah ﷺ segera mengumpulkan para sahabat dan memerintahkan mereka untuk bersiap bergerak menuju perkampungan Bani Quraizhah. Anas bin Malik radhiya...

Bertaqwalah Sesuai Kemampuan

Image
Pada bulan Syawal begitu banyak amalan sunnah yang bisa dilakukan. Tak ayal banyak sekali yang melemparkan pertanyaan ke penulis kalau bulan Syawal adalah bulan walimah, maka kapan undangan walimah penulis disebar? Padahal, bulan yang disebut para ulama adalah bulan dimulainya ujian setelah bulan Ramadan ini banyak amalan sunnah yang bisa dilaksanakan dan bisa dibilang spesial di bulan ini, sudah kita bahas bersama bahwa  Ibnu Qayyim menjelaskan العمل يعظم بزمانه ومكانه "Amal menjadi besar karena waktu dan tempatnya." (lebih lengkap buka di  sini ), salah tiga yang bisa muncul di bulan ini adalah Sholat Idul Fitri Sholat Id, para ulama menjelaskan ini bukanlah amalan yang khusus muncul saat bulan Syawal, namun pelaksanaanya terjadi di tanggal 1 Syawal , maka otomatis hanya bisa dilaksanakan saat itu. Hukumnya sendiri sunnah muakadah. Pada pelaksanaanya banyak sekali amalan sunnah yang bisa dilakukan, seperti memakai pakaian terbaik, makan terlebih dahulu, memperbanyak takbi...

Nasehat Saat Momen Checkpoint (Nasehat dari Khutbah Idul Fitri)

Image
Alhamdulillah sampai kita di bulan Syawwal pada hari ini, hari ini banyak umat muslim yang melaksanakan sholat id dan mengumandangkan takbir id. Selepas sebulan penuh kita berpuasa dan digembleng di bulan Ramadan, maka seperti yang sudah kita bahas, kita baru akan mengalami ujian sebenarnya. Pada hari ini, penulis banyak mendapat nasehat dari khutbah Idul Fitri tadi pagi yang disampaikan oleh Ustadz Drs. H. M. Ghozali, M.Si., yang dilaksanakan di halaman Stadion Moh. Sarengat Batang. Beliau menjelaskan bahwa selepas bulan Ramadan, diperlukan 3 hal yang harus diperhatikan, yaitu tingkatkan, istiqomahkan, dan tawakkal. Tingkatkan! Seperti yang sudah dibahas di artikel sebelum ini, salah satu ciri diterimanya amalan seseorang adalah meningkatnya amalan tersebut atau terjaganya amalan tersebut (lebih rinci baca di  sini  ). Ustadz Ghozali menyebutkan ada setidaknya 5 amalan yang harusnya bisa terus ditingkatkan dan dilaksanakan di luar bulan Ramadan, yaitu 1. Puasa Setelah berpua...

Move On Saudaraku! Ini Baru yang Namanya Ujian

Image
Sampailah kita ini di hari terakhir bulan Ramadan , bulan yang di mana mudah sekali untuk berbuat amal sholih, kebajikan, dan sangat mudah untuk menghindari amal yang jelek. Bulan di mana keberkahan dibuka seluas luasnya, pintu surga dibuka, dan pintu neraka ditutup. Yaa, bulan ini akan meninggalkan kita. Setelah 30 hari lamanya kita dibentuk, mulai dari bangun sahur, dilanjut sholat subuh berjamaah, mendengarkan kuliah subuh, lanjut puasa seharian penuh, ditutup dengan menunggu buka puasa, sholat maghrib berjamaah, lantas shalat isya dan dilanjut qiyamul lail minimal 11 rakaat; kita secara tidak sadar sangat dimudahkan menjalankan amalan itu, namun hari ini bulan Ramadan akan meninggalkan kita.  Apakah dengan selesainya bulan ini, ujian kita sudah selesai? Ternyata tidak, ternyata ujian sebenarnya baru muncul setelah bulan Ramadan selesai. Apakah dengan selesainya bulan Ramadan ini, amalan kita yang capek capek kita jalani otomatis diterima oleh Allah? Apakah dengan selesainya bul...

Jangan Tergesa-gesa

Image
Tulisan edisi-edisi terakhir ini menyambung tulisan sebelumnya yang berjudul "Utamakan Bersabar", teman teman bisa membacanya di sini Allah berfirman (Al Qiyamah 16-19) لَا تُحَرِّكْ بِهِۦ لِسَانَكَ لِتَعْجَلَ بِهِۦٓ 16. Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk (membaca) Al Quran karena hendak cepat-cepat (menguasai)nya. إِنَّ عَلَيْنَا جَمْعَهُۥ وَقُرْءَانَهُۥ 17. Sesungguhnya atas tanggungan Kamilah mengumpulkannya (di dadamu) dan (membuatmu pandai) membacanya. فَإِذَا قَرَأْنَٰهُ فَٱتَّبِعْ قُرْءَانَهُۥ 18. Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu. ثُمَّ إِنَّ عَلَيْنَا بَيَانَهُۥ 19. Kemudian, sesungguhnya atas tanggungan Kamilah penjelasannya. Dalam hadits Shahih Bukhari disebutkan kisah bahwa ada suatu peristiwa di mana Rasulullah dikarenakan  keinginannya sangat kuat untuk menghafalkan wahyu yang turun sambil menggerak-gerakkan kedua bibir beliau.  Sampai Allah pun menurunkan wahyu, “Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk (membaca) Al-Qur’an kar...