Posts

Showing posts with the label RNA

RNA Splicing dan Penempelan Ribosom ke RNA

Image
Proses terjadinya RNA splicing ini dibantu oleh enzim yang bernama spliceosom yang menempel pada intron RNA (bagian mRNA yang tidak memiliki kode/ non coding region ) dengan ditandai motif khusus yaitu ‘YURAC’ dan menempel di bagian A. Enzim spliceosom akan menarik splicing donor yang ditandai dengan motif AGGU dan splicing acceptor yang ditandai dengan motif GG serta membentuk loop dan memotong dua bagian tersebut dan menyambungkan 2 daerah exon (coding region) .        Proses ribosom bisa menempel ke mRNA. Ribosom menempel RNA pada bagian cap 5’ mRNA yang ditandai dengan adanya Guanosin Trifosfat GTP yang nantinya akan menjadi ribosom binding site . Apabila mRNA tidak memiliki cap 5’ ribososm akan menempel pada internal ribosom site . Setelah itu ribosom akan melakukan scanning hingga menemukan kodon start untuk memulai translasi.   Daftar Pustaka Alberts, B., Johnson, A., Lewis, J., Raff, M., Roberts, K., dan Walter, P. ...

Central Dogma

Image
Central dogma adalah aliran informasi genetik dari DNA-RNA-protein. Informasi dari DNA akan diduplikasi saat terjadi pembelahan sel (replikasi) dan akan disalin menjadi mRNA (transkripsi). Kemudian mRNA akan ditranslasi menjadi asam amino. 1)    Replikasi DNA Replikasi DNA merupakan proses penggandaan rantai ganda DNA yang terjadi sebelum proses pembelahan sel. Pada eukariotik proses replikasi terdapat di fase S atau sintesis pada siklus interfase. Menurut Albert (2008) replikasi dimulai dari daerah yang disebut titik mula replikasi ( replication origin ). Prokariotik memiliki satu titik mula sedangkan eukariotik memiliki beberapa ratus hingga ribu titik timbul. Hal ini dikarenakan DNA prokariotik berbentuk sirkuler. Menurut Albert (2008) terdapat beberapa protein yang menginisiasi replikasi DNA dengan mengenali sekuens replication origin . Protein ini disebut initiator protein. Initiator protein kemudian berikatan dengan protein yang membawa enzim DNA helikase. Enzi...