Posts

Showing posts with the label hematologi

Leukosit

Image
      1)       Mekanisme Leukopoiesis           Pluripoten stem cell memiliki kemampuan untuk berdiferensiasi menjadi myeloid stem cell dan lymphoid stem cell. Jalur myeloid stem cell terbagi menjadi monoblast dengan dipengaruhi oleh M-CSF dan myeloblast. Myeloblast mengalami maturisasi menjadi promyelocyte dipengaruhi oleh G-CSF, selanjutnya berdiferensiasi menjadi eosinophilic myelocyte selanjutnya menjadi eosinophlic metamyelocyte dan matur menjadi eosinophil, basophilic myelocyte selanjutnya menjadi basophilic metamyelocyte  dan matur menjadi basophil, neutrophilic myelocyte selanjutnya menjadi neutrophilic metamyelocyte dan matur menjadi neutrophil. Monoblast mengalami maturasi menjadi promonocyte dipengaruhi M-CSF dan matur menjadi moncyte. Pada jalur lymphoid stem cell, lymphoid stem cell dapat berdiferensiasi menjadi B-lymphoblast yang matur menjadi B-lymphocyte dan T-lymphoblast yang matur menjadi T...

Eritropoesis dan Degradasi Eritrosit

Image
Eritropoesis terjadi di sumsum tulang. Prekursor eritroid dalam sumsum tulang berasal dari sel induk homopoetik, yaitu pluripotem stem cell . Kemudian berdiferensiasi menjadi beberapa jalur. Eritropoesis akan melalui jalur sel induk myeloid, kemudian menjadi sel induk eritroid, yaitu BFU-E ( Burst Forming Unit-Erythroid ) dan selanjutnya CFU-E ( Colony Forming Unit-Erythroid ). Setelah itu berkembang menjadi pronormoblast, kemudian berkembang lagi menjadi basophillic normoblast , lalu polychromatophillic normoblast , dan acidophillic normoblast . Acidophillic normoblast ini akan kehilangan intinya tetapi masih tertinggal sisa-sisa RNA, sel ini disebut retikulosit. Retikulosit akan dilepas ke darah tepi, lalu akan menjadi eritrosit yang sudah kehilangan sisa RNA. Setelah berumur 120 hari, eritrosit menglamai degradasi di sistem RES (retikuler endotelial sistem) yaitu di liver, lien dan sum-sum tulang. Eritrosit akan masuk ke lien, dihancurkan oleh makrofag.    ...

Hemapoesis

Image
Hemopoesis atau hematopoiesis ialah proses pembentukan darah.  Tempat   hemopoesis pada manusia berpindah-pindah sesuai dengan umur : a.        janin : umur 0-2 bulan (kantung kuning telur)             umur 2-7 bulan (hati,limfa)             umur 5-9 bulan (sumsum tulang)       b.    bayi : sumsum tulang       c.    dewasa : vertebra, tulang iga, sternum,tulang tengkorak, sacrum dan  pelvis, ujung proksimal femur. Pada orang dewasa dalam keadaan fisiologik semua hemopoesis terjadi pada sumsum tulang. Untuk kelangsungan hemopoesis diperlukan :            Sel induk hemopoetik (hematopoietic stem cell)   Sel induk hemopoetik ialah sel-sel yang akan berkembang menjadi sel-sel darah, termasuk eritrosit, lekosit, trombo...