Kesombongan Menghalangi Petunjuk dan Susahnya Bersabar dengan Orang-orang Shalih
قَالُوٓا۟ أَنُؤْمِنُ لَكَ وَٱتَّبَعَكَ ٱلْأَرْذَلُونَ ١١١ قَالَ وَمَا عِلْمِى بِمَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ ١١٢ إِنْ حِسَابُهُمْ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّى ۖ لَوْ تَشْعُرُونَ ١١٣ وَمَآ أَنَا۠ بِطَارِدِ ٱلْمُؤْمِنِينَ ١١٤ Mereka berkata, "Apakah kami harus beriman kepadamu, padahal pengikut-pengikutmu orang-orang yang hina?" Dia (Nuh) menjawab, "Tidak ada pengetahuanku tentang apa yang mereka kerjakan. Perhitungan (amal perbuatan) mereka tidak lain hanyalah kepada Tuhanku, jika kamu menyadari. Dan aku tidak akan mengusir orang-orang yang beriman. ( Asy Syu'ara 111-114 ) Ketika Nabi Nuh berdakwah sangat lama, dan pengikutnya kebanyakan adalah orang orang lemah, miskin, dan sederhana , para pemuka dan orang kaya dengan sombongnya datang ke Nabi Nuh dan berkata قَالُوٓا۟ أَنُؤْمِنُ لَكَ وَٱتَّبَعَكَ ٱلْأَرْذَلُونَ Karena mereka merasa tidak pantas untuk duduk bersama para rakyat jelata. I bnu Katsir menjelaskan bahwa mereka mau beriman kalau nabi Nuh mau mnegusir para pengiku...