Posts

Showing posts with the label tawakal

Hukum Berobat

Image
Suatu kaidah penting yang harus diyakini adalah setiap penyakit pasti ada obatnya sebagaimana Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda مَا أَنْزَلَ اللهُ دَاءً إِلَّا أَنْزَلَ لَهُ شِفَاءً "Tidaklah Allah menurunkan suatu penyakit melainkan akan menurunkan pula obat untuk penyakit tersebut" (HR al-Bukhari) Lantas sejatinya bagaimanakah hukum dalam berobat? Ketika kita membahas sebuah hukum berobat, maka kita tidak akan jauh dari prinsip keimanan kepada takdir yang baik dan takdir yang buruk, dan juga kita akan sedikit menyinggung tentang ikhtiar dan tawakal Syekh Muhammad bin sholih Al utsaimin menjelaskan di dalam syaroh Al mumti  bahwa ada tiga hal mengenai hukum berobat Yang pertama , jika memang dalam berobat itu diketahui benar-benar manfaatnya, terdapat sangkaan atau dugaan kuat adanya manfaat dari sebuah pengobatan, atau terdapat kemungkinan timbulnya bahaya jika meninggalkannya, maka hukum berobat dalam hal ini adalah wajib Sebagai contoh, misalnya seorang suam...

Perjuangan dan Tawakal

Image
Kita tidak pernah tahu kapan kematian akan menjemput, tetapi kita tahu persis seberapa banyak bekal yang kita miliki untuk menghadapinya. Tugas umat ini hanya berjuang, Allah tidak mewajibkannya untuk menang, Berjuang itu jauh lebih besar dari sekedar menang, seperti sa'i lebih besar dari zam zam, seperti Uhud lebih bermakna dari segunung perbendaharaan Kisra. Adalah Fir'aun yang merasa kuasa mengalirkan Nil dan memperbudak Bani Israel, ada Musa yang tak putus asa, tapi airlah yang mengakhiri. Adalah Namrud yang menyatakan mampu menghidupkan dan mematikan, ada  Ibrahim yang mendebatnya, namun hanya seekor nyamuk kiranya yang menjadi sebab kematiannya. Adalah Jalut yang kekuatannya membuat takut dan kecut, ada Thalut yang diutus bersama teman-temannya. Tapi ketapel bocah kecil Daud-lah yang jadi pembawa maut. Adalah Abrahah dan pasukan gajah yang ponggah, ada Abdul Muthalib yang berserah diri kepada Allah. Batu-batu kecil dari sijil dilempar burung-burung mungil ababil...

IKHTIAR, TAWAKAL, SIMPATI, DAN EMPATI

Pada suata hari ada seorang siswa MTs yang ingin sekali memenangkan perlombaan pidato bahasa inggris. Setiap hari ia membaca teks pidato tersebut, ia baca pidato itu dengan sungguh-sungguh dan ia pahami dengan benar. Akhirnya hari perlombaanpun datang. Ia sangat deg-degan ketika namanya dipanggil oleh dewan juri. Ia maju dan berusaha membaca pidato itu dengan suara tegas. Setelah perlombaan berakhir ia sangat penasaran dengan hasil perlombaan itu. Ia menyerahkan hasil perlombaan itu hanya kepada Allah. Ia hanya meminta kepada Allah agar ia menang. Namun, setelah dewan juri mengumumkan hasil tersebut ia sangat kecewa dengan hasil tersebut. Ia hanya mendapatkan juara harapan 1 yaitu juara 4. Ia hampir saja marah dengan Allah atas hasil tersebut, tetapi ia ingat akan pesan guru akhlaknya bahwasanya yang diberikan oleh Allah kepada kita adalah yang terbaik bagi kita. Ketika ia ingat perkataan guru akhlaknya ia langsung mengucap istighfar dan berfikir tentang hasil perlombaan tersebut. Ia ...

IKHTIAR, TAWAKAL, SIMPATI, DAN EMPATI

Pada suata hari ada seorang siswa MTs yang ingin sekali memenangkan perlombaan pidato bahasa inggris. Setiap hari ia membaca teks pidato tersebut, ia baca pidato itu dengan sungguh-sungguh dan ia pahami dengan benar. Akhirnya hari perlombaanpun datang. Ia sangat deg-degan ketika namanya dipanggil oleh dewan juri. Ia maju dan berusaha membaca pidato itu dengan suara tegas. Setelah perlombaan berakhir ia sangat penasaran dengan hasil perlombaan itu. Ia menyerahkan hasil perlombaan itu hanya kepada Allah. Ia hanya meminta kepada Allah agar ia menang. Namun, setelah dewan juri mengumumkan hasil tersebut ia sangat kecewa dengan hasil tersebut. Ia hanya mendapatkan juara harapan 1 yaitu juara 4. Ia hampir saja marah dengan Allah atas hasil tersebut, tetapi ia ingat akan pesan guru akhlaknya bahwasanya yang diberikan oleh Allah kepada kita adalah yang terbaik bagi kita. Ketika ia ingat perkataan guru akhlaknya ia langsung mengucap istighfar dan berfikir tentang hasil perlombaan tersebut. Ia ...